Pulau Sangiang, Surga Kecil yang Tersembunyi di Banten

Pulau Sangiang, merupakan sebuah pulau kecil yang terdapat di Selat Sunda, yakni antara Jawa dan Sumatra. Secara administratif, pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Serang, Banten.  Jarak tempuhnya menuju pulau ini hanya sekitar 45 menit dari Anyer, dengan menggunakan kapal atau perahu bermotor.

Istimewa

Di pulau ini terdapat satu perkampungan yang ditempati oleh para perantau yang menduduki pulau Sangiang. Perkampungan itu bernama lagon waroo, atau lagoon waru, dan yang terdaftar disana ada sekitar kurang lebih  50 kepala keluarga. Di perkampungan ini dalam berkomunikasinya memakai 3 bahasa sekaligus, sunda, jawa, serta lampung.

Goa Kelalawar. istimewa

Pulau Sangiang mempunyai daya tarik sendiri untuk wisatawan, terlebih bagi anda yang menyukai wisata bahari. Anda akan dimanjakan oleh keindahan alam serta pantai dan karang yang dihiasi ikan berwarna-warni yang merupakan obyek wisata paling utama di kawasan ini. Diluar itu, tahukah anda bahwa TWA Pulau Sangiang ini mempunyai potensi flora serta fauna yang bermacam dan masihlah asli, dan ada juga bangunan serta goa-goa peninggalan jaman Jepang yang memiliki nilai historis.

Lokasi obyek wisata alam ini terdapat dibagian barat, barat laut serta sisi selatan pulau. Nah, kegiatan tracking di pulau ini juga menjadi andalan, anda akan diajak guide ke goa kelelawar, kalau beruntung anda dapat menyaksikan hiu yang tengah menanti untuk memangsa kelelawar yang  jatuh ke air untuk disantap. Lalu ada juga penangkaran penyu yang berada di perkampungan masyarakat dekat pantai.  Anda bakal diajak oleh guide atau masyarakat lokal untuk melihat penyu bertelur saat malam hari, atau turut melepas tukik ke laut.

Istimewa

Kegiatan scuba diving bisa dilakukan di sekitar perairan Tanjung Raden, sedangkan di Legon Waru bisa dilakukan wisata menggunakan perahu. Ada pula spot snorkeling atau freediving berupa kontainer yang tenggelam dan terbenam terbawa arus sampai perairan Pulau Sangiang. Wisatawan yang bisa freediving atau sebatas fun diving, dapat menyelam mengitari kontainer ini, karena hanya berada di kedalaman ± 3 meter. Keunikannya tidak kalah dengan Tulamben yang mempunyai spot kapal karam.

Istimewa

Leave a Reply