Jambi

Jambi

Sumber : YouTube

Pesona Wisata Jambi

adalah sebuah Provinsi Indonesia yang terletak di pesisir timur di bagian tengah Pulau Sumatera. Jambi adalah satu dari tiga provinsi di Indonesia yang ibukotanya bernama sama dengan nama provinsinya, selain Bengkulu dan Gorontalo. Jambi’ berasal dari kata ‘Jambe’ dalam bahasa Jawa yang bererti ‘Pinang’. Kemungkinan besar saat Tanah Pilih dijadikan tapak pembangunan kerajaan baru, pepohonan pinang banyak tumbuh disepanjang aliran sungai Batanghari, sehingga nama itu yang dipilih oleh Orang Kayo Hitam.

Dahulu Jambi merupakan bagian dari kerajaan melayu yang berpusat sepanjang sungai batang hari dengan pusat kerajaan di Dharmasraya Sumbar, sejarah mencatat peristiwa ekspedisi pamalayu dari kerajaan Singosari dan penyerahan arca amongshapasa yang didirikan dipusat kerajaan Melayu Dharmasraya sekrang tersimpan di museum Nasional Jakarta, awalnya kata melayu bukan merujuk etnis tapi adalah nama kerjaan yakni Melayu (perbukitan) yang didirikan etnis Minang, seiring waktu kata melayu berubah makna merujuk kepada etnis atau suku yakni orang atau keturunan yang berasal dari wilayah kerajaan melayu untuk merujuk tempat berasalnya Melayu yaitu dari Kerajaan Malayu di Batang Hari Dharmasraya.

Provinsi Jambi secara geografis terletak antara 0,45° Lintang Utara, 2,45° Lintang Selatan dan antara 101,10°-104,55° Bujur Timur. Di sebelah Utara berbatasan dengan Provinsi Riau, sebelah Timur dengan Selat Berhala, sebelah Selatan berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan dan sebelah Barat dengan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Bengkulu. Kondisi geografis yang cukup strategis di antara kota-kota lain di provinsi sekitarnya membuat peran provinsi ini cukup penting terlebih lagi dengan dukungan sumber daya alam yang melimpah. Kebutuhan industri dan masyarakat di kota-kota sekelilingnya didukung suplai bahan baku dan bahan kebutuhan dari provinsi ini.

Bahasa Melayu Jambi sangat mirip dengan banda bahasa warga lokal Dharmasraya, termasuk sama seperti Melayu Palembang dan Melayu Bengkulu.

Jelajahi Pesona Wisata Jambi bersama jelajahpulau.com.

Rekomendasi Objek Wisata

  • Pulau Berhala Jambi
  • Air Terjun Sigerincing
  • Danau Belibis
  • Danau Gunung Tujuh
  • Tanggo Rajo
  • Sanggar Batik Jambi
  • Kebun Teh Kayu Aro
  • Monas Jambi
  • Taman Anggrek Sri Soedewi
  • Pasar Keramik Sitimang
  • Candi Muaro Jambi

 

Ibukota PropinsiJambi
Jumlah Pulau20 Pulau
Jumlah Penduduk 3.406.700 (DKCS 2016)

Makanan Khas

Di Jambi yang masih satu rumpun dengan padang, tentunya juga memiliki masakan-masakan dengan beragam bumbu yang menciptakan rasa yang kuat. Jika nanti anda sempat mampir ke Jambi, ada banyak makanan lezat yang patut untuk anda nikmati sembari meresapi indahnya, salah satunya :

  • Nasi Gemuk
  • Jus Pinang
  • Gulai Tepek Ikan
  • Kue Srikaya
  • Cumi Cah Kangkung
  • Pempek
  • Tempoyak Jambi

Sejarah

Dengan berakhirnya masa kesultanan Jambi menyusul gugurnya Sulthan Thaha Saifuddin tanggal 27 April 1904 dan berhasilnya Belanda menguasai wilayah-wilayah Kesultanan Jambi, maka Jambi ditetapkan sebagai Keresidenan dan masuk ke dalam wilayah Nederlandsch Indie. Residen Jambi yang pertama O.L Helfrich yang diangkat berdasarkan Keputusan Gubernur Jenderal Belanda No. 20 tanggal 4 Mei 1906 dan pelantikannya dilaksanakan tanggal 2 Juli 1906. Kekuasan Belanda atas Jambi berlangsung ± 36 tahun karena pada tanggal 9 Maret 1942 terjadi peralihan kekuasaan kepada Pemerintahan Jepang. Dan pada 14 Agustus 1945 Jepang menyerah pada sekutu. Tanggal 17 Agustus 1945 diproklamirkanlah Negara Republik Indonesia. Sumatera disaat Proklamasi tersebut menjadi satu Provinsi yaitu Provinsi Sumatera dan Medan sebagai ibukotanya dan MR. Teuku Muhammad Hasan ditunjuk memegangkan jabatan Gubernurnya.

Pada tanggal 18 April 1946 Komite Nasional Indonesia Sumatera bersidang di Bukittinggi memutuskan Provinsi Sumatera terdiri dari tiga Sub Provinsi yaitu Sub Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Tengah dan Sumatera Selatan. Sub Provinsi Sumatera Tengah mencakup keresidenan Sumatra Barat, Riau dan Jambi. Tarik menarik Keresidenan Jambi untuk masuk ke Sumatera Selatan atau Sumatera Tengah ternyata cukup alot dan akhirnya ditetapkan dengan pemungutan suara pada Sidang KNI Sumatera tersebut dan Keresidenan Jambi masuk ke Sumatera Tengah. Sub-sub Provinsi dari Provinsi Sumatera ini kemudian dengan undang-undang nomor 10 tahun 1948 ditetapkan sebagai Provinsi.

Pada tanggal 9 Agustus 1957 Presiden RI Ir. Soekarno akhirnya menandatangani di Denpasar Bali. UU Darurat No. 19 tahun 1957 tentang Pembentukan Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Jambi. Dengan UU No. 61 tahun 1958 tanggal 25 Juli 1958 UU Darurat No. 19 Tahun 1957 Tentang Pembentukan Daerah Sumatera Tingkat I Sumatera Barat, Djambi dan Riau. (UU tahun 1957 No. 75) sebagai Undang-undang. Dalam UU No. 61 tahun 1958 disebutkan pada pasal 1 hurup b, bahwa daerah Swatantra Tingkat I Jambi wilayahnya mencakup wilayah daerah Swatantra Tingkat II Batanghari, Merangin, dan Kota Praja Jambi serta Kecamatan-Kecamatan Kerinci Hulu, Tengah dan Hilir.

Kelanjutan UU No. 61 tahun 1958 tersebut pada tanggal 19 Desember 1958 Mendagri Sanoesi Hardjadinata mengangkat dan menetapkan Djamin gr. Datuk Bagindo Residen Jambi sebagai Dienst Doend DD Gubernur (residen yang ditugaskan sebagai Gubernur Provinsi Jambi dengan SK Nomor UP/5/8/4). Pejabat Gubernur pada tanggal 30 Desember 1958 meresmikan berdirinya Provinsi Jambi atas nama Mendagri di Gedung Nasional Jambi (sekarang gedung BKOW). Kendati dejure Provinsi Jambi di tetapkan dengan UU Darurat 1957 dan kemudian UU No. 61 tahun 1958 tetapi dengan pertimbangan sejarah asal-usul pembentukannya oleh masyarakat Jambi melalui BKRD maka tanggal Keputusan BKRD 6 Januari 1957 ditetapkan sebagai hari jadi Provinsi Jambi, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Provinsi Djambi Nomor. 1 Tahun 1970 tanggal 7 Juni 1970 tentang Hari Lahir Provinsi Djambi.

Seni & Budaya

Kesenian Jambi

Kesenian masyarakat Melayu di Provinsi Jambi sangat dipengaruhi oleh agama. Saat ini kesenian Jambi pada umumnya bernuansa Islam, namun beberapa bagian lainnya masih dipengaruhi oleh kepercayaan lama (animisme/dinamisme, Hindu, dan Budha). Kesenian yang bernuansa Islam pada umumnya kesenian Melayu yang berada atau dekat dengan kota, sedangkan kesenian yang masih kuat bercorak kepercayaan lama terutama pada masyarakat pedalaman atau pedesaaan.

Seiring berjalannya waktu, banyak kesenian tradisional yang kini dilupakan orang. Nilai seni dan budaya Indonesia yang teramat beragam kini pelan-pelan mulai terkikis dengan gaya hidup dan sikap acuh terhadap seni dan kebudayaan. Minimnya pengetahuan akan kesenian tak dimungkiri menjadi sebab para generasi muda tak lagi mengenal seni dan budaya yang dimiliki. Salah satu seni yang menjadi daftar kekayaan budaya Indonesia adalah tari rentak besapih, sebuah tarian yang menggambarkan keserasian, keseragaman dan jalan kehidupan.

Tari rentak besapih adalah gambaran kehidupan manusia yang berbeda etnis, suku, dan latar belakang, tetapi berjalan serentak dalam kehidupan sehingga terlihatnya keselarasan hidup berdampingan dengan rukun dan saling menghormati. Tari rentak besapih dibawakan oleh 8 hingga 10 orang dengan memakai pakaian khas adat Melayu Jambi dengan menggunakan hiasan kain tenun di atas kepalanya. Tarian rentak besapih merupakan gambaran sejarah Kota Jambi pada waktu dulu Jambi menjadi kota perdagangan yang dikunjungi oleh berbagai etnis dan suku.

Tari rentak besapih merupakan kesenian turun temurun sejak masa nenek moyang. Sehingga kesenian ini menjadi daftar keragaman seni budaya Indonesia yang layak untuk dijaga keberadaannya. Saat ini tidak banyak yang mengenal seni tari rentak besapih, karena keberadaannya hanya terlihat pada perayaan-perayaan tertentu.

Pada polanya tari rentak besapih hampir mirip dengan tarian lain pada umumnya, yaitu menggunakan kombinasi pola lantai yang menimbulkan suara derap langkah yang serentak dengan irama yang rancak. Gerakan kaki yang diiringi musik ini akan memberikan sensasi yang indah pada penontonnya. Karena karakter penari yang telah melebur dengan gerakan demi gerakannya menjadi simbol dan pesan kepada yang melihatnya. Gambaran Provinsi Jambi yang aman, makmur dan sejahtera akan tampak dari gerakan yang dibawakan para penari. Sungguh tarian yang unik dan juga mendidik, memberikan gambaran sejarah dengan sebuah gerakan dinamis yang sangat indah untuk dinikmati.

Budaya Jambi

Kebudayaan Jambi yang telah berurat berakar sangat dipengaruhi oleh Budaya Melayu yang bernafaskan Islam. Kebudayaan tersebut masih kuat bersandar berlindung pada adat istiadatnya dan belum banyak dikenal orang. Kebudayaan Jambi yang tersebar di 6 Daerah Tingkat II tersebut seolah-olah masih menyimpan misteri yang belum muncul ke permukaan bumi. Segudang keunikan masih tertimbun, tersimpan rapi dan aman walaupun mungkin telah ada yang mencoba menjamahnya, bak putri yang jinak-jinak merpati, seolah-olah mudah ditangkap kenyataannya sentuhan halus saja yang diperoleh.

Beragam bentuk kesenian daerah muncul mewakili identitas murni budaya Jambi yang dipengaruhi budaya Melayu yang terdapat hampir diseluruh daratan Sumatera terutama di sepanjang pesisir timur. Keanekaragaman bentuk kesenian daerah tersebut justru lebih memperkaya bentuk-bentuk penyajian pertunjukan seni budaya yang unik dan menarik.

Berpijak dari dasar tersebut diatas, Pemda Tingkat I Jambi berusaha terus untuk mengangkat ke permukaan dan memperkenalkan kepada masyarakat luas dan tamu-tamu asing dengan harapan agar budaya Jambi tetap eksis dan dikenal orang sebagai bagian dari budaya bangsa Indonesia.

Kehidupan masyarakat Jambi dipandang dari segi sosial budaya adalah Adat Bersendikan Syara’, Syara’ Bersendikan Kitabullah.

Masyarakat Daerah Jambi adalah masyarakat yang heterogen, dimana terbilang dan tercacak disitu tanam tumbuh, dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung, dimana larasnya dicencang, disitu airnya diminum, tidak membawa cupak dengan gantang.

Unfortunately there are no hotels at this location at the moment.

Rooftop Sumatra Gunung Kerinci 6D5N

Jambi
Rooftop Sumatra Gunung Kerinci 6D5N Paket Rooftop Sumatra Gunung Kerinci 6D5N adalah paket pendakian More info
Book now