Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan

Pesona Wisata Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian selatan Sulawesi. Ibu kotanya adalah Makassar, dahulu disebut Ujungpandang.

Provinsi Sulawesi Selatan terletak di 0°12′ – 8° Lintang Selatan dan 116°48′ – 122°36′ Bujur Timur. Luas wilayahnya 46.717,48 km² (BPS 2016). Provinsi ini berbatasan dengan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat di utara, Teluk Bone dan Sulawesi Tenggara di timur, Selat Makassar di barat dan Laut Flores di selatan.

Terdapat 4 suku bangsa yang dominan di daerah Sulawesi Selatan adalah Bugis, Makassar, Mandar, Toraja, Selain itu, juga terdapat suku-suku lainnya seperti Duri, Pattinjo, Bone, Maroangin, Endekan, Pattae dan Kajang atau Konjo

Pada Provinsi Sulawesi Selatan mayoritas penduduknya beragama Islam, kecuali di Kabupaten Tana Toraja dan sebagian wilayah lainnya beragama Kristen. Selain itu juga terdapat agama hindu/budha untuk warga keturunan.

Mari Jelajahi Pesona Wisata Sulawesi Selatan bersama jelajahpulau.com.

Rekomendasi Objek Wisata

  • Pantai Losari
  • Taman Laut TakaBonerate
  • Taman Nasional Bantimurung
  • Malino
  • Pantai Tanjung Bira
  • Ke’te Kesu
  • Pulau Bulupoloe
  • Pulau Samalona
  • Pulau Kapoposang

 

Ibukota PropinsiMakassar
Jumlah Pulau300 Pulau
Jumlah Penduduk9.454.886 Orang (DKCS 2016)

Makanan Khas

Kuliner khas Sulawesi Selatan mempunyai aneka makanan yang terbuat dari olahan laut dan daging sebagai andalannya. terutama ikan dan conro menjadi ikon kuliner yang banyak dikenal wisatawan. Beberapa makanan khas Provinsi Sulawesi Selatan yaitu : Kapurung, Coto Makassar, Sop Konro atau Konro Bakar, Jalangkote, Buras dan Mie Titi merupakan makanan olahan Sulawesi Selatan yang sebagian besar terdapat di Makasar.

Sejarah

Sekitar 30.000 tahun silam pulau ini telah dihuni oleh manusia. Penemuan tertua ditemukan di gua-gua dekat bukit kapur dekat Maros, sekitar 30 km sebelah timur laut dan Makassar sebagai ibukota Propinsi Sulawesi Selatan. Kemungkinan lapisan budaya yang tua berupa alat batu Peeble dan flake telah dikumpulkan dari teras sungai di lembah Walanae, diantara Soppeng dan Sengkang, termasuk tulang-tulang babi raksasa dan gajah-gajah yang telah punah.

Pada sekitar abad ke-14 di Sulawesi Selatan terdapat sejumlah kerajaan kecil, dua kerajaan yang menonjol ketika itu adalah Kerajaan Gowa yang berada di sekitar Makassar dan Kerajaan Bugis yang berada di Bone. Pada tahun 1530, Kerajaan Gowa mulai mengembangkan diri, dan pada pertengahan abad ke-16 Gowa menjadi pusat perdagangan terpenting di wilayah timur Indonesia. Pada tahun 1605, Raja Gowa memeluk Agama Islam serta menjadikan Gowa sebagai Kerajaan Islam, dan antara tahun 1608 dan 1611, Kerajaan Gowa menyerang dan menaklukkan Kerajaan Bone sehingga Islam dapat tersebar ke seluruh wilayah Makassar dan Bugis.

Sebelum Proklamasi RI, Sulawesi Selatan, terdiri atas sejumlah wilayah kerajaan yang berdiri sendiri dan didiami empat etnis yaitu ; Bugis, Makassar, Mandar dan Toraja.

Setelah kemerdekaan, dikeluarkan UU Nomor 21 Tahun 1950 dimana Sulawesi Selatan menjadi propinsi Administratif Sulawesi dan selanjutnya pada tahun 1960 menjadi daerah otonom Sulawesi Selatan dan Tenggara berdasarkan UU Nomor 47 Tahun 1960. Pemisahan Sulawesi Selatan dari daerah otonom Sulawesi Selatan dan Tenggara ditetapkan dengan UU Nomor 13 Tahun 1964, sehingga menjadi daerah otonom Sulawesi Selatan.

Seni & Budaya

Kesenian Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan memiliki banyak tarian tradisional yang digunakan untuk kemeriahan suatu acara, upacara atau penyambutan. Beberapa tarian tradisional tersebut :

Tari Kipas

Mempertunjukkan kemahiran para gadis dalam memainkan kipas dalam suasana gemuaku sambil mengikuti alunan lagu.

Tari Basaro

Merupakan tarian untuk menyambut para tamu terhormat. Gerak gerakkan badannya sangat luwes.

Tari Bo’da

Tarian garapannya pada unsur gerak tari tradisional yang berkembang di Kabupaten Selayar. Dengan iringan musik Bo’da kesuluruhan gerakkannya menggambarkan luapan kegembiraan gadis gadis dimalam terang bulan pada saat menjelang musim panen.

Selain tarian, Sulawesi Selatan mempunyai Senjata Tradisional, yaitu Badik

Merupakan senjata tradisional yang sangat terkenal di Sulawesi Selatan. Bentuknya kokoh dan cukup mengerikan. Senjata terkenal lainnya adalah peda (semacam perang), sabel, tombak, dan perisai.

Budaya Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan memiliki beragam kebudayaan, diantaranya :

a. Rumah Adat

Rumah adat Sulawesi Selatan disebut Tongkonan. Tongkonan adalah rumah adat orang Toraja di Sulawesi Selatan. Kolong rumah itu berupa kandang kerbau belang atau tedong bonga. Kerbau ini merupakan lambang kekayaan, disepan rumah tersusun tanduk tanduk kerbau,sebagai perlambang pemiliknya telah berulang kali mengadakan upacara kematian secara besar besaran. Tongkonan terdiri dari 3 ruangan yaitu ruang tamu, ruang makan, dan ruang belakang.

b. Pakaian Adat

Pakaian adat Selawesi Selatan yang dipakai prianya berupa tutup kepala, baju yang disebut baju bella dada, sarung yang disebut tope, keris tata ropprng (terbungkus dari emas seluruhnya) dan gelang nada yang disebut pottonaga.

Sedangkan wanitanya memakai ikat kepala, baju lengan pendek, Tope atau sarung dengan rantainya, ikat pinggang dengan sebilah keris terselip didepan perut. Perhiasan yang dipakai adalah anting anting panjang atau bangkara a’rowe, kalung tunggal atau geno sibatu dan gelang tangan. Pakaian ini berdasarkan adat Bugis Makasar.

Unfortunately there are no hotels at this location at the moment.

Unfortunately there are no self-catering offers at this location at the moment.

Explore Toraja 4D3N

Sulawesi Selatan
Explore Toraja 4D3N Paket Explore Toraja 4D3N Tana Toraja merupakan daerah kabupaten yang berada sek More info
Book now